Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2008

Sabtu pagi, 25 Oktober, saya dan keluarga menghadiri halal bihalal yang dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan team kreatif program talk show “Konkow Bersama Gus Dur”. Di tengah derasnya arus kelompok yang menghendaki pembubaran JAI dari bumi pertiwi ini, tetapi acara tersebut menyuratkan sebuah harapan dari sejumlah anak bangsa yang mempunyai kepedulian terhadap hak-hak [...]

Read Full Post »

Sejak prakemerdekaan hingga era reformasi, tarikan dari sebagian kelompok yang menghendaki penggantian ideologi negara tidak pernah sepi. Justru dalam beberapa tahun terakhir, mereka yang menyuarakan hal tersebut makin terdengar dari pusat hingga daerah.
Meskipun demikian, dapat dipastikan bahwa mayoritas Muslim di Tanah Air adalah kalangan moderat, yang ekspresi keberagamaannya dapat ditemukan dalam Pancasila dan UUD 1945. [...]

Read Full Post »

Para pendiri bangsa telah menciptakan Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya penuh toleransi dengan menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai asas dan pedoman hidup bersama.
Keragaman identitas bangsa Indonesia yang sejak awal disadari pendiri bangsa itu kini mulai dinafikan seiring dengan perkembangan dunia yang semakin mengglobal dan kepemimpinan bangsa yang lemah.
Bagi Zuhairi Misrawi, Koordinator Program Perhimpunan Pengembangan [...]

Read Full Post »

It was during his university days at Al-Azhar University in Cairo, Egypt, that young Muslim intellectual Zuhairi Misrawi learned both the practical and philosophical essence of religious tolerance.
When he and his colleagues visited Egypt’s Catholic Archbishop Youhanna Qaltah to interview him for the students’ journal, Qaltah immediately halted the conversation when the azan (call to [...]

Read Full Post »

Intelektual Berpolitik

Beberapa waktu lalu, muncul kritik tentang intelektual menjadi caleg. Tulisan tersebut menarik untuk direspon, terutama dalam rangka memberikan penjelasan kepada publik tentang latar filosofis di balik panggilan untuk menjadi caleg.
Di dalam artikel tersebut, penulis disebut-sebut sebagai salah satu intelektual yang akan bertarung dalam pemilu 2009. Sebagaimana diberitakan di koran ini beberapa saat yang lalu, [...]

Read Full Post »

Dalam sejumlah diskusi yang diikuti penulis belakangan ini muncul pertanyaan menggelitik, apa sebenarnya kekuatan kita untuk keluar dari kegelapan yang sedang dirundung oleh bangsa ini?
Sebagai warga negara yang mempunyai optimisme terhadap khazanah masa lalu dan pentingnya rekonstruksi masa kini dan masa mendatang, maka mengidentifikasi kekuatan merupakan sebuah langkah yang sangat signifikan. Di tengah menguatnya ambisi [...]

Read Full Post »